REPUBLIKA 5/10, -- Duta Besar Qatar untuk Indonesia Muhammad Khater mengatakan, pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki banyak potensi besar. Oleh karena itu, dirinya mendorong agar pariwisata LombokSumbawa terus dikembangkan lebih pesat.
"Potensi pa riwisata ,NTB luar biasa. Kita mendorong agar pariwisata Lombok-Sumbawa terus dikembangkan," ujarnya usai mengunjungi Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi, kepada wartawan di Kota Mataram, Ahad (4/10).
Selain itu, is mengaku sependapat dengan Gubernur yang menyatakan salah satu pangsa pasar pariwisata NTB adalah Timur Tengah. Apalagi, pasar di sana sangat besar. Oleh karena itu, diperlukan upaya maksimal untuk bisa menggaet wisatawan yang berasal dari Timur Tengah.
Apalagi, menurutnya, latar belakang agama yang sama dengan masyarakat Timur Tengah akan mem - bantu dalam memasarkan potensi wisata Lombok-Sumbawa.
"Nama Lombok kini semakin dikenal di Qatar," ungkapnya.
Khater berharap pemerintah daerah bisa melaksanakan promosi terpadu seluruh potensi NTB di Timur Tengah, termasuk Qatar. Dengan promosi seperti itu, diyakini akan menciptakan peluang bisnis dan hubungan budaya yang kuat antara Qatar dan masyarakat NTB.
Dirinya menambahkan, pembangunan infrastruktur di NTB berkembang dengan baik. Apalagi, infrastruktur sangat strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan potensi dengan baik.
Khater pun mengapresiasi putraputra NTB yang menjadi imam dan pengasuh tahfidz di Qatar. "Orang NTB tidak pernah membuat masalah di Qatar. Kami bangga dengan mereka," katanya.
Sebelumnya, rombongan jurnalis media cetak dan televisi asal Qatar sebanyak 40 orang telah melakukan perjalanan liputan di Lombok. "Qatar juga menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai kunci pembangunan," katanya.
Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi berharap Qatar bisa ikut mengembangkan ekonomi NTB. Sebab, ada beberapa sektor pembangunan yang memiliki potensi besar, di antaranya pengembangan kawasan wisata keluarga (family tourism) serta hilirisasi komoditas strategis.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTB akan memfokuskan pariwisata ke arah wisata keluarga. Sehingga, upaya sertifikasi produk-produk halal di hotel dan restoran bisa disegerakan.
TGH Zainul Majdi mengatakan dirinya meminta secara khusus kepada dinas pariwisata terkait hal tersebut. "Saya meminta secara khusus pariwisata ke depan wisata keluarga," ujarnya, beberapa waktu lalu.
Ia menuturkan, pihak pemerintah provinsi melalui dinas perindustrian dari perdagangan serta MUI dan BPOM akan memfasilitasi program sertifikasi. Sehingga, ada jaminan produk yang dikonsumsi masyarakat halal dan higienis.
Zainul menambahkan, ke depan, pembangunan proyek-proyek yang ada, termasuk pembangunan untuk fasilitas pariwisata, tidak holeh ada yang tidak selesai. Oleh karena itu, perencanaan dan prosedur harus betul. "Jangan acb program tiba-tiba," ujarnya. [MUHAMMAD FAUZI RIDWAN ]
Ads Inside Post
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

ConversionConversion EmoticonEmoticon